Hati-hati virus malware

Anda pasti pernah mengalami dimana teman FB Anda (seolah-olah) telah mempost video-video mesum dan men-tag-nya ke banyak friend lainnya. Hati-hati,  itu adalah pekerjaan malware. Pemilik akun bisa saja sama sekali tidak tahu akan hal tesebut, kecuali jika diperingatkan oleh pengguna lainnya. Artinya : Si korban yang telah meng-klik link Video malware ini tidak menyadari bahwa ”secara otomatis” virus malware ini bekerja sendiri tanpa di perintah, mengirim dan mentag postingan Video porno tersebut ke berbagai wall / page, baik itu ke wall teman si korban atau ke Page Grup yang di masukinya.

Biasanya dengan menggunakan link “jebakan” dengan konten yang menarik salah satunya yaitu konten pormo/mesum. Pasalnya kini banyak beredar video porno, yang ternyata berisi malware dan telah menyerang ratusan ribu pengguna. Berawal dari sebuah ‘klik’ maka biasanya ada permintaan untuk mengunduh atau memperbaharui flash player. Alih-alih mendapatkan pembaruan Flash Player, link video tersebut justru berisi malware.

Untuk menghindari deteksi instant sistem otomatis Facebook, video berisi malware itu tidak sekaligus ‘menyerbu’ pengguna. Caranya dengan hanya men-tag kurang dari 20 pengguna dalam satu video. Masalahnya, saat halaman terbuka muncul pop-up yang meminta pengguna memasang sebuah aplikasi bernama YouTube Player. Jika diklik, pengguna akan diminta melakukan instalasi Add On untuk Firefox atau Google Chrome. Mereka yang terperdaya, tanpa pikir panjang segera mengklik link video ini dengan harapan melihat gambar atau video porno. Selanjutnya sebuah layar akan muncul, meminta untuk meng-update sortware tertentu, agar video tersebut dapat tayang. Begitu pengguna mengklik update atau download, maka bukan software yang didownload melainkan malware yang siap memangsa isi komputer si korban !

Parahnya lagi, Link malware yang menyamar jadi ekstensi tersebut bisa membuat akun Facebook korbannya melakukan auto-posting malware “video porno” di wall Facebook milik temannya atau ke halaman grup lain.

Tindakan Preventif
Untuk menghindari penyebaran tersebut beberapa hal yang harus dilakuan ;

  • Berhati- hati untuk tidak memasukkan sembarangan informasi kredensial (username, password email dan lainnya).
  • Waspadai jika ada postingan yang men-tag banyak orang, kemugkinan itu jebakan malware.
  • Tingkatkan keamanan akun Facebook Anda dengan mengaktifkan T-FA Two Factor Authentication dan yang tidak kalah penting adalah amankan kredensial email yang Anda gunakan untuk membuat akun Facebook tersebut.
  • Gunakan pasword yang berbeda beda untuk setiap akun atau menjaga keamanan akun dan memudahkan Anda dalam menyimpan password, pertimbangkan untuk menggunakan program password manager seperti Keepass Password Safe (gratis) yang akan menyimpan semua kredensial Anda yang berbeda-beda dalam keadaan terenkripsi dan Anda hanya perlu mengingat satu password master.
  • Gunakan anti virus asli dan ter-update otomatis agar bisa menangkal berbagai serangan virus termasuk malware.
  • Yang paling penting,, JANGAN PERNAH mengklik postingan aneh betapapun penasarannya Anda akan isi konten tersebut.

Sumber 1
Sumber 2

No comments:

Post a Comment